Hamburg
Hamburg
New York
San Francisco
+49 3656 4567 Mon - Fri 09:00 - 17:00 12 Main Street Pt. Hamburg Germany
+1 2223 4567 Mon - Fri 09:00 - 17:00 4th Avenue Kingston St. New York
+1 8887-3342 Mon - Fri 09:00 - 17:00 55th Floor Paulsson Bd. SF
Ceritified
ISO 9001:2008
The Best
#1 in Germany
Number #1
Suplier in region
Get A Quote

Kisah Pak Sukarno Jajankan Pentol Krikil

Cilok merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang telah digemari banyak kalangan. Jajanan murah namun mengenyangkan. Cilok terbuat dari tepung terigu dan kanji yang diadon bulat-bulat menyerupai pentol mini. Cilok disajikan dengan siraman saus baik saus tomat, saus kacang, saus sambal, maupun saus kecap. Tak hanya disukai oleh anak-anak, pada zaman modern ini ternyata hampir semua orang menyukai cilok, seperti murid sekolah dan orang tua. Tidak hanya menjadikan sebagai makanan ringan yang enak, Cilok juga dapat menjadi sebuah peluang usaha. Inilah bisnis yang ditekuni oleh Bapak Sukarno.

SEBELUM menjual Pentol Krikil, Pak Sukarno bekerja sebagai sebagai penjual kerupuk keliling. Karena ibu menginginkan beristihat dan berkumpul dengan keluarga, Bapak Sukarno mencoba peruntungan menjadi penjual telor. Pasar dagang tujuannya adalah Bali. Namanya penjual lintas pulau, waktu adalah kendala yang paling menjadi beban. Hal tersebut membuat Pak Sukarno harus memutar otak untuk mencari peluang bisnis. Pak Sukarno mulai sadar dengan peluang bisnis cilok yang ada di depan mata, sehingga beliau memutuskan untuk beralih profesi sebagai penjual cilok.
Berawal dari teman, yang saat itu adalah anggota CU Sang Timur Kantor Pelayanan Banyuwangi, Pak Sukarno mulai mengenal CU. Dengan harapan bisa mengembangkan usaha, beliau bergabung dengan CU pada tahun 2012 dan saat itu masih bertempat di dalam SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi.
Dengan menggunakan sepeda motor dan gerobak ia jajakan cilok. Pak Sukarno mempunyai tempat berdagang yang sangat mudah untuk di jumpai. Berangkat sekitar jam 09.00 pagi, dan bertempat di area parkir di depan Mitra Swalayan Rogojampi. Mulai dari Rp. 3.000,- anda bisa menikmati pentol krikil Pak Sukarno.

Kemudian ia berinovasi dengan menambah jenis produk pendamping yaitu Tahu Walik Laros, dan Pentol Krikil. Hal tersebut disambut hangat oleh pelanggannya. Terbukti saat kami mengunjungi tempat Pak Sukarno berjulan selalu ramai pembeli. Hingga kini, setelah lima tahun berjulan, Pak Sukarno mampu memproduksi 30 kg/hari dengan omzet 2.000.000/hari.

Semakin berkembangnya usaha tentu persaingan bisnis juga mengalami peningkatan. Selain dari banyaknya penjulan yang menjajankan cilok, orang dari oknum yang tidak bertanggung jawab karena merasa iri menjadi salah satu faktor persaingan. Tutur beliau;
“Mutu dan kuliatas adalah yang paling penting.”
Beliau mengedepankan kualitas rasa yang lezat, sehingga tidak takut akan persaingan.
“Dengan bisnis ini dan bantuan dari CU, saya tidak lagi mendapat kendala terutama di bidang pinjaman.”
Adapun bisa menjadi Pak Sukarno berikutnya dengan kesuksesan yang lebih lagi. Selamat berbisnis, semoga sukses

About the author

Leave a Reply

Text Widget

Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.

Recent Works